Street Art Protest RHARHARHA

STREET ART PROTEST - OCCUPY BILLBOARD 
Street artist : RHARHARHA
Lokasi : Jakarta 2012 

KRITIK TETAP PENTING UNTUK PEMBANGUNAN KOTA JAKARTA, AGAR DERAPNYA BISA BERJALAN LURUS !
- ALI SADIKIN -
Apr 9

STREET ART PROTEST - OCCUPY BILLBOARD
Street artist : RHARHARHA
Lokasi : Jakarta 2012 

KRITIK TETAP PENTING UNTUK PEMBANGUNAN KOTA JAKARTA, AGAR DERAPNYA BISA BERJALAN LURUS !
- ALI SADIKIN -

Apr 9

video : Graffiti Vandal / Occupy Billboard
Street artist : RHARHARHA
Lokasi : Jakarta 2012 

KRITIK TETAP PENTING UNTUK PEMBANGUNAN KOTA JAKARTA, AGAR DERAPNYA BISA BERJALAN LURUS !
- ALI SADIKIN -


Aksi ini merupakan rangkaian “ROUND 2” Propaganda Publik Pilkada Jakarta putaran ke-2 .
ROUND 2 adalah sebuah gerakan sosial masyarakat yang dilakukan secara sukarela, menyebar, dan mandiri di berbagai daerah jakarta.
sebagai bentuk peran aktif masyarakat jakarta dalam mensukseskan pilkada jakarta 2012 mengajak para seniman street art jakarta menjadikan tembok-tembok kota sebagai media kritik sosial. dengan mural, grafiti, menempel poster, stiker dan berbagai kegiatan artistik lainnya di daerahnya masing-masing secara serentak dengan tema pilkada jakarta putaran kedua, pada tanggal 18 september 2012.
bertujuan mengajak dan mengingatkan para pemilih untuk menggunakan hak pilihnya yang terakhir dan cerdas memilih cagub/cawagub yang mampu membangun jakarta kearah yang lebih baik, serta mengawasi segala bentuk kecurangan yang berpotensi dalam proses pemilihan kepala daerah DKI Jakarta.

Apr 6

VIDEO : GERILYA KEMANUSIAAN - Street Art Protest RHARHARHA 2013

Street Art Protest !

SBY TIDUR AJE !

Tape Art RHARHARHA
Support Aksi Kamisan yang ke-300 di Depan Istana Negara Jakarta 2013

Volunteers :
Prio Priambodo
Mikaelsony
Deanmasadaya
Natado Putrawan

Videographer : Deny Arivin

Sinopsis Aksi Kamisan :

Meski Reformasi telah bergulir dan penguasa silih berganti dari mulai Habibie, Gusdur, Megawati, sampai dengan Susilo Bambang Yudhoyono, namun keberpihakan pada penegakan HAM, dan keadilan bagi korban belum juga terpenuhi. Dari Sekian banyak tragedi Kemanusiaan yang terjadi; tragedi Peristiwa 65, tragedi Talangsari, tragedi Tanjungpriok, tragedi 27 Juli 1996, tragedi Penculikan, tragedi Trisakti, tragedi Mei 1998, tragedi Semanggi I, tragedi Semanggi II, dan pamungkasnya pembunuhan Munir, seorang yang selama ini bergiat mengadvokasi kasus-kasus tersebut. Di luar itu, tentu saja masih begitu banyak pelanggaran HAM yang tak tersentuh.

Semunya menggelap karena digelapkan, Negara terus menggelapkan pelakunya, menggelapkan penanggungjawabnya, bahkan Negara menjadi pelaku impunitas terhadap kasus tersebut, dengan terus mengabaikan penuntasannya. Kemauan dan keberanian SBY mestinya mampu menjawab semua soal di atas, sebab peran kunci saat ini ada pada genggamanya. Delapan tahun para korban dan keluarga korban, dengan segala upaya dan daya telah artikulasikan segala asa, rasa, dan tuntutan pada setiap mereka yang berkuasa. Namun kebebalan Negara tak jua tersembuhkan. Terinspirasi dari aksi “Plaza De Mayo” tentang aksi tiap hari selasa, yang di lakukan ibu-ibu yang anak menjadi korban penculikan rezim

Informasi tentang Aksi Kamisan Silahkan Cek Website Kontras : http://www.kontras.org/index.php?hal=…
Apr 6

Street Art Protest !

SBY TIDUR AJE !

Tape Art RHARHARHA
Support Aksi Kamisan yang ke-300 di Depan Istana Negara Jakarta 2013

Volunteers :
Prio Priambodo
Mikaelsony
Deanmasadaya
Natado Putrawan

Videographer : Deny Arivin

Sinopsis Aksi Kamisan :

Meski Reformasi telah bergulir dan penguasa silih berganti dari mulai Habibie, Gusdur, Megawati, sampai dengan Susilo Bambang Yudhoyono, namun keberpihakan pada penegakan HAM, dan keadilan bagi korban belum juga terpenuhi. Dari Sekian banyak tragedi Kemanusiaan yang terjadi; tragedi Peristiwa 65, tragedi Talangsari, tragedi Tanjungpriok, tragedi 27 Juli 1996, tragedi Penculikan, tragedi Trisakti, tragedi Mei 1998, tragedi Semanggi I, tragedi Semanggi II, dan pamungkasnya pembunuhan Munir, seorang yang selama ini bergiat mengadvokasi kasus-kasus tersebut. Di luar itu, tentu saja masih begitu banyak pelanggaran HAM yang tak tersentuh.

Semunya menggelap karena digelapkan, Negara terus menggelapkan pelakunya, menggelapkan penanggungjawabnya, bahkan Negara menjadi pelaku impunitas terhadap kasus tersebut, dengan terus mengabaikan penuntasannya. Kemauan dan keberanian SBY mestinya mampu menjawab semua soal di atas, sebab peran kunci saat ini ada pada genggamanya. Delapan tahun para korban dan keluarga korban, dengan segala upaya dan daya telah artikulasikan segala asa, rasa, dan tuntutan pada setiap mereka yang berkuasa. Namun kebebalan Negara tak jua tersembuhkan. Terinspirasi dari aksi “Plaza De Mayo” tentang aksi tiap hari selasa, yang di lakukan ibu-ibu yang anak menjadi korban penculikan rezim

Informasi tentang Aksi Kamisan Silahkan Cek Website Kontras : http://www.kontras.org/index.php?hal=…

Seniman sudah saatnya kembali pada realita sesungguhnya menyulut semangat untuk pembaharuan manusia dengan kesenian. #Quote oleh Semsar Siahaan .

Mar 29
Inspirasi Quote Hari ini
Mar 25

NEGARA GAGAL, SBY BOHONG !

Dokumentasi Aksi Street Art Protest RHARHARHA
Lakban (Tape Art ) RHARHARHA
Lokasi : Depan Istana Negara Jakarta
Tahun : 2011

SAATNYA KITA KUDETA NEGARA YANG GAGAL DIBAWAH PRESIDEN SBY DENGAN KEKUATAN BARU DAN CARA YANG BERBEDA  !
STREET ART PROTEST !!!

Mar 13

Reclaim The Night di Hari Perempuan Internasional 2013 (International Women’s Day) sebagi simbol bagi perempuan untuk merebut malam yang selalu ditabukan bagi perempuan.
Mengapa Reclaim The Night ini penting? Karena perempuan selalu dianggap tabu untuk keluar malam atau melakukan aktivitasnya pada malam hari di luar rumah. Untuk itu Reclaim The Night juga ingin menyampaikan pesan bahwa perempuan punya hak untuk keluar malam dengan aman dan nyaman.

Saat ini perempuan masih dianggap beresiko dan dianggap tabu apabila keluar malam, bahkan tak peduli apapun alasannnya, contohnya: Lilis Lisdawati, seorang buruh di Tangerang ditangkap sepulang bekerja shift malam di pabrik karena dituduh pelacur. Aparat menyatakan Lilis korban salah tangkap. Tetapi stigma terlanjur melekat dan membuat Lilis akhirnya jatuh sakit dan meninggal.

Atau masih ingat dengan Putri di Aceh? Akibat Keluar Malam nonton konser, ia dituduh pelacur. Gadis 16 tahun itu memilih bunuh diri karena stigma negatif yang ditanggungnya. Ada juga Fifi Aryani yang saat ia Keluar Malam, satpol PP melakukan razia, karena ketakutan ia lari dan nekad menyebur ke sungai kemudian tewas. Masih banyak pengalaman buruk lain lainnya yang dialami perempuan akibat ditabukannya keluar malam bagi perempuan.

Apabila perempuan bisa keluar malam maka kita tidak pernah merasa aman. Padahal semua orang punya hak untuk keluar malam.

Salam bangkit,

Tim One Billion Rising Indonesia
www.onebillionrisingindonesia.org
@OBR_Indonesia
FB: One Billion Rising Indonesia

Foto Oleh : @BangJose

Untuk Aksi Reclaim The Night di Hari Perempuan Internasional 2013 di Bundaran HI, Jakarta 8 Maret 2013 silahkan baca Liputan Oleh Trax Magz di sini : http://traxmagz.com/index.php?trax=bW9kPWNvbnRlbnQmY2F0PXZpZXcmaWQ9MTc4NA%3D%3D

THE REPUBLIC OF INDONESIA DOES NOT BELONG TO ANY GROUP, NOR TO ANY RELIGION , NOR TO ANY ETHNIC GROUP, NOR TO ANY GROUP WITH CUSTOMS AND TRADITION, BUT THE PROPERTY OF US ALL FROM SABANG TO MERAUKE - BUNG KARNO

Negara Republik Indonesia ini bukan milik sesuatu golongan, bukan milik sesuatu agama, bukan milik sesuatu suku, bukan milik sesuatu golongan adat-istiadat, tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!
Sumber: Soekarno, “Pidato di Surabaya, 24 September 1955’’

VANDAL #tapeart #RHARHARHA at MONUMEN SOEKARNO - HATTA PROKLAMATOR KEMERDEKAAN INDONESIA , JAKARTA 2013 —— > Lakban VANDAL ini SPECIAL buat MUI TANGERANG yang mengeluarkan fatwa Haram untuk street art tanpa ijin atau Vandal TOT !!
VANDAL TAPE ART - STREET ART PROTEST RHARHARHA 2013
Mar 6

THE REPUBLIC OF INDONESIA DOES NOT BELONG TO ANY GROUP, NOR TO ANY RELIGION , NOR TO ANY ETHNIC GROUP, NOR TO ANY GROUP WITH CUSTOMS AND TRADITION, BUT THE PROPERTY OF US ALL FROM SABANG TO MERAUKE - BUNG KARNO

Negara Republik Indonesia ini bukan milik sesuatu golongan, bukan milik sesuatu agama, bukan milik sesuatu suku, bukan milik sesuatu golongan adat-istiadat, tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!
Sumber: Soekarno, “Pidato di Surabaya, 24 September 1955’’

VANDAL #tapeart #RHARHARHA at MONUMEN SOEKARNO - HATTA PROKLAMATOR KEMERDEKAAN INDONESIA , JAKARTA 2013 —— > Lakban VANDAL ini SPECIAL buat MUI TANGERANG yang mengeluarkan fatwa Haram untuk street art tanpa ijin atau Vandal TOT !!
VANDAL TAPE ART - STREET ART PROTEST RHARHARHA 2013

Mar 6

MONUMEN SOEKARNO - HATTA PROKLAMATOR KEMERDEKAAN INDONESIA Diresmikan kembali hari ini SENIN, 4 MARET 2013 oleh RHARHARHA Menggantikan SOEHARTO yang belum menandatangani batu prasasti !!!

VANDAL TAPE ART RHARHARHA di Batu Prasasti Monumen Soekarno-Hatta Proklamator Kemerdekaan Indonesia !
Artist Statement : TOT Seharto sampai meninggal dunia meninggalkan banyak dosa besar bagi bangsa ini. Bahkan Soeharto belum menandatangani batu prasasti peresmian Monumen Soekarno-Hatta Proklamator Kemerdekaan RI !! Jangan sampai dunia tahu Bangsa dan Negara Indonesia lalai & membiarkan ini terjadi + apalagi sampai melupakan Jasa Proklamator Kemerdekaan Indonesia Soekarno Hatta ! Kita seharusnya malu kepada dunia karena pemerintah Negara Republik Indonesia baru memberikan gelar Pahlawan kepada Soekarno-Hatta pada tanggal 10 November 2012 !!!!

Lokasi : Tugu Proklamasi , Jakarta Pusat
Tahun : 2013
Foto Oleh Instagram RHARHARHA